Monday, 16 December 2019

Berubah Sudah






"Jangan mencoba-coba jika kamu tidak siap menanggung akibatnya."
"Jalani hidup dengan baik-baik saja, setidaknya akan mengurangi bebanmu."
"Hiduplah dengan normal dan tenang."
"Salah wajar, tapi jangan ada yang kedua kali."
"Jika sudah ada yang lebih dahulu memperingatkanmu, kenapa harus kau dekati lagi kesalahan itu?"

Kata-kata yang rasanya ingin aku tujukkan kepada diriku 7-8 tahun yang lalu. Ketika hidupku masih normal-normal saja. Ketika hidupku ya begitu apa adanya. Aku yang pendiam. Aku yang memiliki small inner circle. Aku yang sedang giat-giatnya merakit mimpi, walau ku tahu itu baru sekedar mimpi. Tapi aku bahagia. Cukup bahagia.

Namun hidupku selanjutnya menawarkan ratusan probability, yang tanpa kusadari menjerumuskanku kepada kehidupan yang berujung tak kuinginkan.

Aku tak ingin membahas kesalahan apa itu, tapi darinya aku cukup belajar dan menyesali.

Tak ada jalan kembali. Hanya itu yang sekarang aku perlu camkan pada diriku.
Yang ada hanya jalan lurus ke depan. Itu pula yang sekarang aku camkan pada diriku.
Merajut kembali mimpi, aku rasa bukanlah sesuatu yang mustahil terjadi.
Terlebih aku masih punya Tuhan yang ternyata tanpa kusadari telah bersedia menyadarkanku dan membantuku keluar dari lingkar kehidupan yang kelak akan merugikanku lebih dalam lagi.

Tersenyumlah menatap masa depanmu. Hidupmu belum berakhir dan itu artinya Tuhan masih memberimu kesempatan untuk meraih yang kamu impikan dalam hidupmu. 

No comments:

Post a Comment