Saturday, 28 December 2019

Kisah Terakhir, Untuk Cinta Yang Lebih Abadi

Hari ini aku ingin bercerita tentang cinta.

Satu kata yang membuat orang bisa bahagia. Satu kata yang juga bisa membuat orang tergila-gila.
Satu kata yang juga bisa membuat orang patah hati. Menurutku itu semua tergantung bagaimana kau memaknai cinta.

Cinta tidak pernah benar-benar hilang buatku, bahkan sejak detik-detik cinta itu menghilang. Aku pernah merasakan bagaimana kehilangan cinta. Tapi setelah aku sadari yang mana meski perlu waktu, aku berhasil untuk bertahan dari rasa sakit itu, dan kembali menemukan cinta. Ternyata cinta itu tidak pernah benar-benar hilang dari hidupku, bahkan sejak kupikir aku telah kehilangannya.

Kisah akhirku dengan dia, mungkin saat ini sudah berakhir, meski tidak dengan manis. Kami sudah memutuskan untuk berjalan sendiri-sendiri terlebih dahulu 3 tahun yang lalu. Kemudian aku berikan kami kesempatan untuk memperjuangkan yang bisa kami perjuangkan, tapi aku sadar, aku tak bisa berjuang sendiri. Aku sudah berusaha dan berdo'a, kini biar kekuatan dari dua hal itu membuktikannya.

Sejak beberapa waktu yang lalu, aku sudah berani untuk menutup halamanku dengannya. Do'a sudah aku terbangkan. Hati sudah menerima untuk membiarkan cinta itu pergi. Tanganku sudah melepasnya. Pikiranku pun telah pulih. Kedua mata memandang lurus ke depan, melihat sebuah harapan yang entah apa itu, tapi yang jelas akan jauh lebih baik daripada aku berdiri saja di sini tak bergerak.

Tak ada yang perlu aku maafkan, tak ada yang perlu kusesali
 Keyakinan yang berbeda tidak akan mungkin bisa menyatukan sebuah do'a
 Bertemu dengannya adalah satu dari sekian banyak hal yang paling aku syukuri di dunia ini
Pertemuanku dengannya, kisahku dengannya, adalah bagian dari kebesaran Tuhan Yang Maha Esa
 Bahwa cinta itu bisa jatuh kepada siapa saja, tak melihat perbedaannya
Hanya tak semua cinta harus bersatu

Semoga kisah akhirku dengannya, membawaku pada cinta yang lebih abadi 

Ini berlaku untuk kalian, para pembacaku

Buat para pria, jemputlah cinta yang benar-benar tepat untukmu. Carilah ia dengan keyakinanmu, bukan dengan nafsumu. 

Buat para wanita, tunggulah cinta yang benar-benar tepat untukmu. Yang tepat untukmu tidak akan membuatmu kelelahan berlari mengejar. Tunggulah dengan manis disertai do'a. Sebelum ia datang, nikmatilah dengan cintamu untuk dirimu sendiri juga kedua orang tua.

No comments:

Post a Comment